{"id":1987,"date":"2020-02-24T02:00:40","date_gmt":"2020-02-24T02:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/?p=1987"},"modified":"2020-02-24T02:00:40","modified_gmt":"2020-02-24T02:00:40","slug":"yesus-mengusir-roh-dari-seorang-anak-yang-bisu-markus-914-29","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/yesus-mengusir-roh-dari-seorang-anak-yang-bisu-markus-914-29\/","title":{"rendered":"Yesus Mengusir Roh dari Seorang Anak yang Bisu (Markus 9:14-29)"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1988\" src=\"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/yesus-mengusir-roh-jahat-dari-anak-yang-bisu-1-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/yesus-mengusir-roh-jahat-dari-anak-yang-bisu-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/yesus-mengusir-roh-jahat-dari-anak-yang-bisu-1.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Seorang ayah yang anaknya sangat menderita karena kerasukan setan datang kepada Yesus. Ia memohon agar Yesus menyembuhkan anaknya itu. Namun, ada satu elemen yang hanya muncul dalam kisah ini, yakni keraguan. Orang itu berkata kepada Yesus \u201cJika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.\u201d Keraguan tersebut ditegur oleh Yesus dengan memberikan penegasan, \u2018Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!\u201d<\/p>\n<p>Menariknya, setelah mendengar teguran itu, sang ayah digambarkan bertindak dramatis dan emosional. Ia langsung berteriak: \u201cAku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!\u201d Beratnya masalah, penyakit, penderitaan, dan sejenisnya memang bisa merapuhkan iman dan rasa percaya manusia kepada Allah, apalgi dikatakan dalam kisah ini bahwa penderitaan si anak sudah berlangsung lama. Keadaannya semakin memburuk. Lebih lagi, sebelumnya para murid sudah berusaha menyembuhkan anaknya itu, tetapi mereka gagal. Kegagalan ini menambah keraguan si ayah terhadap Yesus.<\/p>\n<p>Yesus dalam kesempatan ini\u00a0 mengajak para murid maupun ayah dari anak itu untuk menanamkan rasa percaya penuh akan kasih Allah. \u201cPercaya\u201d merupakan kata kunci untuk masuk ke dalam relasi pribadi dengan Yesus. Dari relasi itulah akan lahir kesembuhan, pemulihan, sukacita, damai, dan keselamatan.<\/p>\n<p>Ditulis oleh Josep Ferry Susanto,Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"card-text\">Seorang ayah yang anaknya sangat menderita karena kerasukan setan datang kepada Yesus. Ia memohon agar Yesus menyembuhkan anaknya itu. Namun, ada satu elemen yang hanya muncul dalam kisah ini, yakni keraguan. Orang itu berkata kepada Yesus \u201cJika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.\u201d Keraguan tersebut ditegur oleh Yesus dengan memberikan penegasan, \u2018Tidak [&#8230;]<\/p>\n<p class=\"m-0\"><a class=\"btn btn-outline-secondary btn-read-more\" href=\"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/yesus-mengusir-roh-dari-seorang-anak-yang-bisu-markus-914-29\/\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":1989,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-siraman-hati"],"featured_image_src":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/RH-25Feb2019-1.jpg","blog_images":{"medium":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/RH-25Feb2019-1-300x300.jpg","large":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/RH-25Feb2019-1.jpg"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ssccindonesia.org\/inspirasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}