BANDUNG, 13 Januari 2026 – Suasana hangat dan penuh persaudaraan menyelimuti Seminari Damian (Postulat SS.CC.) Bandung pada Selasa sore. Keluarga besar Kongregasi (SS.CC.) berkumpul bersama umat untuk merayakan Misa Syukur sekaligus melepas RP. Felix Goran SS.CC. yang akan memulai tugas baru di Rumah Retret Batam Oase Center, Batam.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RP. Venantius Junaedi SS.CC. dan dihadiri oleh para anggota SS.CC. putra maupun putri yang berkarya di wilayah Bandung. Hadir pula perwakilan Cabang Awam SS.CC., kelompok Legio Maria, Pengurus Coria, serta para keluarga donatur dan sahabat karib komunitas.

Misi Komunitas, Bukan Pribadi
Dalam sambutan pembukanya (Welcome Speech), Br. Gerard SS.CC. selaku Koordinator SS.CC. Wilayah Jawa dan Kalimantan, menekankan esensi penting dari perutusan seorang religius. Ia menegaskan dua poin utama bagi seluruh hadirin:
Semangat Kongregasi: Bahwa tidak ada “misi pribadi” dalam SS.CC. Siapa pun yang diutus, ia pergi atas nama komunitas. Oleh karena itu, langkah Romo Felix ke Batam adalah langkah dan semangat seluruh komunitas.
Mendukung Misi Gereja: Sesuai penegasan Bapa Pendiri, tujuan komunitas adalah menyokong misi besar Gereja universal. “Kiranya dengan perutusan ini, semakin banyak hati yang disapa dan jiwa yang diselamatkan,” ujar Br. Gerard.

Ekosistem yang Bermakna
RP. Felix Goran SS.CC., dalam homilinya, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas masa tugasnya di Seminari Damian. Beliau menyebut telah menemukan “ekosistem yang sangat bermakna”, di mana semua pihak —baik sesama anggota komunitas maupun umat— saling berkontribusi dalam memaknai hidup. Beliau berharap semangat yang sama akan tumbuh di tempat tugas yang baru demi hidup yang semakin berkualitas.
Ungkapan haru juga datang dari RP. Patris Breket SS.CC., Magister Postulat SS.CC. Beliau mengenang perjalanan unik bersama Romo Felix; yang bermula dari hubungan Novice Master dan novis, kini telah bertumbuh menjadi rekan kerja sebagai sesama formator. Romo Patris berterima kasih atas seluruh dedikasi Romo Felix dan kembali mengingatkan bahwa ke mana pun seorang anggota SS.CC. pergi, mereka membawa identitas komunitas untuk misi Gereja.

Tradisi Pengutusan yang Menyentuh
Momen paling menyentuh terjadi di akhir Misa. Mengikuti tradisi khas Kongregasi SS.CC., Romo Felix menerima berkat khusus dari Bunda Ratu Damai, pelindung para misionaris SS.CC., yang diiringi doa bersama dari para saudara dan saudari se-kongregasi sebagai bekal penguatan di medan misi yang baru.

Acara ditutup dengan penuh sukacita melalui makan malam bersama dalam semangat kekeluargaan. Tak sekadar makan bersama, keceriaan memuncak saat para hadirin menari bersama, merayakan persaudaraan yang tak terputus oleh jarak geografis.
Beli selasih di pasar lama,
Bawa ke Batam di dalam wadah.
Bukan misi pribadi yang utama,
Misi Gereja terasa indah.

Pergi ke Oase jalankan tugas,
Menyapa jiwa dengan bersahaja.
Selamat melayani dengan ikhlas,
Semangat komunitas s’lalu menjaga.

Br. Gerard SSCC