
BANDUNG – Sebanyak 18 Postulan Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SS.CC.) dari Seminari Damian memulai perjalanan spiritual. Terhitung mulai tanggal 1 hingga 15 Februari 2026, para calon biarawan ini akan melaksanakan kegiatan Live-In selama dua pekan penuh.
Metode Baru: Menjangkau Tiga Titik Pelayanan
Ada yang berbeda pada pelaksanaan Live-In tahun ini. Jika sebelumnya kegiatan dipusatkan pada 2 lokasi, kali ini para postulan dibagi ke dalam tiga kelompok di tiga tempat berbeda untuk memperluas jangkauan pelayanan:
• Panti Wreda Karitas, Cimahi: Enam postulan bertugas mendampingi para lansia.
• Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma, Bandung: Enam postulan melayani anak-anak dan penghuni panti dengan kebutuhan khusus.
• Wisma Asisi Lansia, Sukabumi: Enam postulan lainnya mendedikasikan diri bagi para penghuni lansia di sana.

Menghidupi Semangat Santo Damian
Selama 14 hari, para postulan tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi mengalami secara langsung dinamika hidup bersama para penghuni panti. Mereka akan melayani, mendengarkan kisah, dan menyentuh realita hidup saudara-saudara yang seringkali merasa kesepian atau kurang beruntung.
Kegiatan ini merupakan bagian krusial dari formasi untuk membentuk sikap hati seorang hamba. Dengan membawa semangat Santo Damian de Veuster, para postulan belajar untuk hadir bagi mereka yang terpinggirkan, sebagaimana sang santo melayani para penderita kusta di Molokai.

Mohon Dukungan Doa
Pengalaman ini diharapkan menjadi sarana bagi para postulan untuk semakin meneguhkan hati dalam menjawab panggilan Tuhan. Mari kita bersama-sama mendoakan ke-18 postulan ini agar selama masa Live-In, mereka diberikan kesehatan dan keterbukaan budi untuk semakin setia melayani sesama di dalam dan melalui Kongregasi SS.CC.

Ke Cimahi membeli ragi,
Singgah sebentar di Sukabumi.
Tulus hati ikhlas berbagi,
Wujud cinta pada sesama di bumi.

Terang pelita di malam sunyi,
Semangat Damian jadi pedoman.
Semoga panggilan kian murni,
Teguh melayani dalam iman.

Br. Gerard SSCC