Saibi Muara, Paroki Santo Damian Saibi Muara mendapat rahmat dan sukacita besar melalui kunjungan gembala utama Keuskupan Padang, Vitus Rubianto, yang berlangsung selama enam hari. Kunjungan pastoral ini menjadi momentum penting bagi umat untuk mempererat iman, memperkuat pelayanan Gereja, serta memperdalam kebersamaan antara gembala dan umat di wilayah paroki. Kunjungan Bapa Uskup diawali pada tanggal 28 Februari dengan penjemputan di Dermaga Sikabaluan sekitar pukul 11.00 WIB. Kehadiran beliau disambut dengan penuh sukacita oleh umat Paroki Santo Damian Saibi Muara. Setibanya di dermaga paroki, Bapa Uskup disambut dengan tarian tradisional Turu Lagai yang dibawakan oleh umat dengan penuh semangat dan antusias. Suasana penyambutan terasa meriah dan hangat, mencerminkan kegembiraan umat atas kedatangan gembala mereka. Ada beberapa agenda kunjungan Bapa Uskup di paroki St. Damian Saibi Muara yaitu, Penerimaan Skaramen Krisma, Serah-terima Pastor Paroki, Peresmian dan Pemberkatan Rumah Susteran KSFL, Kujungan dan Penerimaan Sakramen krisma di stasi Simoilalak dan berakhir dengan Peresmian dan Pemberkatan Gereja stasi St. Andreas Gotab.

  1. Kegiatan di Pusat Paroki. Setelah penyambutan, pada malam hari dilaksanakan acara malam memorandum, yaitu presentasi karya dan pelayanan dari pastor paroki yang lama kepada pastor paroki yang baru. Dalam kesempatan ini, Pastor Paroki lama, Rm. Wondo, secara resmi menyerahkan tugas pelayanan kepada Pastor Paroki yang baru, Rm. Yosa. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, diiringi ungkapan syukur dan harapan dari umat yang diwakili oleh Tim Pastoral dan pengurus stasi pusat atas kelanjutan pelayanan pastoral di paroki. Puncak kegiatan kunjungan pastoral di pusat paroki berlangsung pada tanggal 1 Maret melalui perayaan Ekaristi meriah di Gedung Serba Guna Paroki Santo Damian Saibi Muara. Dalam perayaan ini dilaksanakan beberapa agenda penting, yakni penerimaan sakramen krisma, serah terima Pastor Paroki secara resmi, serta pemberkatan rumah susteran KSFL. Perayaan ini dihadiri oleh umat di pusat paroki yang begitu banyak. Setelah perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama antara Bapa Uskup, para imam, para suster, serta seluruh umat yang hadir di lingkungan paroki. Kebersamaan ini menjadi kesempatan yang indah untuk mempererat relasi dan membangun rasa persaudaraan dalam keluarga besar di paroki. Pada malam hari, umat paroki mengadakan acara malam gembira sebagai ungkapan syukur dan sukacita atas kunjungan Bapa Uskup. Acara tersebut diisi dengan berbagai penampilan lagu dan tarian dari ibu-ibu, anak asrama serta orang muda katolik paroki St. Damian. Suasana penuh kegembiraan dan keakraban berlangsung hingga pukul 23.00 WIB                                                                                   
  2. Kegiatan di Stasi Simoilalak. Kegiatan di stasi ini dimulai pada tanggal 2 hingga 3 Maret. Dalam kunjungan ini beliau memimpin perayaan Ekaristi sekaligus memberikan sakramen krisma kepada umat setempat. Selain itu, Bapa Uskup juga mengadakan pertemuan bersama para pengurus stasi untuk mendengarkan perkembangan kehidupan iman umat serta memberikan arahan pastoral bagi pertumbuhan Gereja di wilayah tersebut. Selain itu, kesempatan bagi umat juga untuk memberikan usul tentang pembangunan gedung gereja terkhusus mereka mengusulkan pengadaan menara lonceng dan teras gedung gereja. Acara di stasi diakhiri dengan malam gembira yang dilakukan pada tanggal 2 Maret malam.                                                                                                                                                                                                                                                     
  3. Setelah kembali dari Simoilalak pada tanggal 3 hingga 4 Maret, Bapa Uskup melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan buku-buku administrasi paroki serta mengadakan pertemuan bersama komunitas pastoran dan komunitas susteran. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk membahas berbagai hal terkait kehidupan pastoral, pelayanan Gereja, serta perkembangan karya misi di wilayah paroki.                                         
  4. Kegiatan di Stasi Gotab. Rangkaian kunjungan pastoral ini kemudian dilanjutkan pada tanggal 4 hingga 5 Maret dengan perjalanan menuju Stasi Stasi Gotab. Di stasi ini Bapa Uskup memimpin perayaan pemberkatan sekaligus peresmian gedung gereja baru Gotab. Dalam perayaan yang sama, beliau juga memberikan sakramen krisma yang berasal dari beberapa stasi, yaitu Stasi Saliguma, Stasi Limu, dan Stasi Gotab sendiri. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat setempat karena selain menerima sakramen penguatan, mereka juga merayakan resmi dan diberkatinya gedung gereja baru mereka. Adapun kegiatan yang dilakukan di sana yaitu adanya diskusi bersama Bapak Uskup dan malam gembira.

Melalui kunjungan pastoral selama enam hari ini, umat Paroki Santo Damian Saibi Muara sungguh merasakan kehadiran gembala yang dekat dengan umatnya. Kehadiran Bapa Uskup tidak hanya membawa sukacita, tetapi juga meneguhkan iman, mempererat persaudaraan, dan memberikan semangat baru bagi perkembangan Gereja di wilayah paroki St. Damian Saibi Muara.

Fr. Yan SS.CC