Pada hari Jumat, 23 sampai Minggu 25 Februari 2024, kurang lebih 42 suster, bruder dan Pastor yang merupakan gabungan dari kongregasi-kongregasi yang berkarya di Keuskupan Agung Palembang berkumpul di Batam Oase Center untuk mengadakan pertemuan tahunan. Anggota forum ini terdiri dari 6 kongregasi yang provinsialatnya berada ketiga keuskupan yakni, KKS dan SSCC dari Keuskupan Pangkalpinang, FSGM dan HK yang berada di Keuskupan Tanjung Karang dan SCJ, FCh, SJC yang  berada di Keuskupan Agung Palembang. Forum ini memiliki tim Promosi Panggilan (Prompang), Formasi Dasar (Fordas), Bina Lanjut dan TKSK (Tim Kerasulan dan Sosial Kemanusian) dari Lampung, Palembang, Kepulauan Riau dan Bangka-Belitung, yang didalamnya bergabung religius yang lain  yang berkarya di keuskupan atau kevikepan Keuskupan Agung Palembang. Sr. Romaida SSpS misalnya merupakan wakil dari pengurus TKSK kevikepan Bangka-Belitung.

Pertemuan tiga hari ini mendalami tema, Peranan Religius dalam Membangun Kedamaian Masyarakat dan Alam Ciptaan. Pertemuan ini dibuka pada tanggal 23 Februari dengan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Adrianus Sunarko OFM.
 

Setelah misa dilanjutkan dengan tarian sekapur sirih dari anak-anak SMP Caritas Batam. Setelah makan malam, acara dilanjutkan dengan input dari Mgr. Dr. Adrianus Sunarko OFM yang mendasari pembahasannya pada tiga dokumen Paus Fransiskus yaitu, Frateli tutti, Laudato Si dan Laudato Deum.  Bapa Uskup mengajak para peserta untuk menghidupi ajakan-ajakan Paus dalam relasi dengan sesama dan alam ciptaan. Pada hari kedua, Rm. Agustinus Dwi Pramodo Pr yang membagikan pengalamannya terkait pentingnya membangun persaudaraan dan kedamaian dengan pemerintah dan umat beragama yang lain. Selanjutnya, setiap tim melaporkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan pada Februari 2023 di Palembang serta pelaksanaannya; keberhasilan, kegagalan, evaluasi dan refleksi. Belajar dari masukan Bapa Uskup Adrianus Sunarko OFM, Rm. Pramodo Pr, dan evaluasi kegiatan tahun lalu, semua tim dan para pengurus masuk dalam group untuk diskusi dan merencanakan kegiatan pada tahun 2024. Setelah melaporkan program kerja, para pengurus memberikan masukan-masukan sekaligus membuat beberapa komitmen bersama dalam membangun kedamaian dengan Masyarakat Indonesia dan Alam semesta.

Pertemuan Forum Kerja sama Pimpinan Religius Keuskupan Agung Palembang di Batam kali ini, didukung oleh pengurus TKSK Kevikepan Kepulauan Riau. Para suster dan Romo yang bergabung dalam perkumpulan Religius Kepulauan Riau menyambut dan menghantar peserta dari Bandara Hang Nadim ke Batam Oase Ceter. Mereka juga yang mengatur penerimaan tamu dan bertanggung jawab pada misa pembukaan dan misa penutupan dengan koor yang luar biasa dari Para Suster FSE. Pengurus TKSK juga membekali Roti Gendang kepada setiap peserta sebagai oleh-oleh untuk komunitas mereka masing-masing. Banyak terimakasih untuk kerja sama dan dukungan yang luar biasa dari para religius kevikepan Riau.

Pimpinan Forum Kerjasama Religius KAP