
Sebagai gembala yang baik dan penuh perhatian terhadap umat, Bapa Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap, melaksanakan kunjungan pastoral ke Paroki St. Damian Lau Baleng. Kunjungan ini menjadi kesempatan istimewa bagi umat untuk mengalami kehadiran dan sapaan Bapa Gembala secara langsung. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bapa Uskup memimpin Perayaan Ekaristi sekaligus memberikan Sakramen Krisma kepada para peserta yang telah mempersiapkan diri. Selain itu, Bapa Uskup juga melaksanakan pemberkatan Biara Susteran SSCC dan Asrama Pusuh Subadiah (Hati Kudus). Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting bagi umat untuk semakin diteguhkan dalam iman, persaudaraan, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja.

Dalam kunjungan pastoral tersebut, Bapa Uskup didampingi oleh Sekretaris, Kak Pungki Helena br. Barus; Pastor Joseph Lesta Sembiring Pandia, selaku Vikaris Pro Religius dan Ketua Kerasulan Awam (Kerawam); serta Pastor Paulus Halek Bere, SSCC, selaku Ketua Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Agung Medan. Kehadiran para pendamping Bapa Uskup turut memperlihatkan semangat kebersamaan dan sinergi dalam pelayanan Gereja. Kunjungan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara Bapa Gembala dan umat sekaligus meneguhkan seluruh komunitas Paroki St. Damian Lau Baleng agar semakin setia dalam menghidupi iman dan melaksanakan tugas perutusannya di tengah masyarakat..

Kedatangan Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap, bersama rombongan pada hari pertama disambut dengan meriah oleh sebagian umat, Orang Muda Katolik (OMK), serta Dewan Pastoral Paroki dan Harian (DPPH) Paroki St. Damian Lau Baleng. Penyambutan semakin istimewa dengan adanya penyambutan secara adat yang dilakukan oleh sesepuh Gereja. Suasana penyambutan berlangsung penuh sukacita dan keakraban. Bapa Uskup pun turut larut dalam kegembiraan umat dengan ikut menari bersama ketika lagu penyambutan adat Karo dikumandangkan. Kehadiran Bapa Uskup dan rombongan sungguh menjadi sukacita tersendiri bagi umat yang telah menantikan kedatangan Bapa Gembala.
Setelah acara penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan bincang-bincang singkat di depan Gedung Pastoran Paroki St. Damian Lau Baleng. Dalam suasana yang sederhana dan santai tersebut, terjalin komunikasi yang hangat antara Bapa Uskup, rombongan, dan umat yang hadir. Suasana perjumpaan terasa begitu cair, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Pada pukul 19.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan acara keakraban dan makan bersama Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Damian Lau Baleng. Suasana berlangsung meriah, hangat, dan penuh sukacita. Dalam perjumpaan tersebut, Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap, membuka percakapan dengan cara yang unik dan menarik dengan menggunakan handphone sebagai sarana untuk berinteraksi dengan kaum muda. Bapa Uskup memberikan peneguhan kepada OMK melalui teladan Santo Carlo Acutis, khususnya mengenai bagaimana teknologi, terutama media digital, dapat digunakan secara bijaksana untuk semakin mengenal, menghidupi, dan mewartakan iman. Penyampaian tersebut dikemas dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan menarik sehingga suasana menjadi interaktif dan membuat anak-anak OMK semakin antusias untuk mengikuti kegiatan. Bagi mereka yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik, Bapa Uskup memberikan hadiah berupa kalung rosario sebagai tanda penghargaan sekaligus ajakan untuk semakin dekat dengan Tuhan melalui doa. Setelah sesi bersama Bapa Uskup selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari OMK yang semakin menambah kemeriahan dan keakraban suasana malam tersebut.

Sabtu pagi, 08 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bersama komunitas SSCC, brothers and sisters. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 12 Suster SSCC, Romo Paulus Antok, SSCC selaku Pastor Paroki, Rm. Abel, SSCC, Rm. Thomas, SSCC, dan Fr. Ion, SSCC. Turut hadir pula para imam dari Lawe Desky, yakni Rm. Tarsi, SSCC, Rm. Adrian, SSCC, dan Fr. Rian, SSCC. Dalam pertemuan tersebut, Bapa Uskup memberikan peneguhan dan ajakan kepada seluruh anggota komunitas untuk semakin menghidupi semangat sinodalitas, yaitu berjalan bersama sebagai satu kesatuan dalam mewartakan Injil Kristus. Bapa Uskup menekankan bahwa kehidupan dan karya pelayanan Gereja tidak seharusnya dijalankan dengan mengutamakan kepentingan atau identitas masing-masing kongregasi secara individual, melainkan perlu dibangun dalam semangat kebersamaan, kerja sama, dan saling mendukung. Setiap kongregasi dipanggil untuk memberikan kontribusi sesuai dengan kharisma dan perutusannya, namun semuanya tetap diarahkan pada satu tujuan yang sama, yakni membangun iman umat dan menghadirkan karya keselamatan Kristus di tengah Gereja dan masyarakat.

Pada sore hari, sekitar pukul 15.30 WIB, dilaksanakan pertemuan audiensi bersama para guru agama Katolik dan guru-guru yang beragama Katolik dari berbagai sekolah di Paroki St. Damian Lau Baleng. Pertemuan ini berlangsung di Gereja Paroki St. Damian Lau Baleng dan menjadi kesempatan bagi para guru untuk berjumpa serta berdialog bersama Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap. Dalam pertemuan tersebut, Bapa Uskup memberikan peneguhan bahwa profesi guru merupakan sebuah panggilan yang mulia. Seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan atau mendidik anak-anak secara akademis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membantu mereka menemukan dan melihat kebenaran serta kebaikan dalam kehidupan. Melalui proses pendidikan yang dijalankan dengan keteladanan dan kasih, para guru diharapkan mampu menuntun anak-anak semakin mengenal nilai-nilai kehidupan dan pada akhirnya membantu mereka untuk melihat dan mengalami kehadiran Tuhan dalam hidup mereka. Kehadiran para guru agama Katolik dari berbagai sekolah menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus menjalankan tugas pendidikan sebagai bagian dari karya pelayanan dan pewartaan iman di tengah dunia pendidikan.

Hari ketiga, Minggu, 09 Agustus 2026, menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan. Pada hari tersebut dilaksanakan Perayaan Ekaristi Minggu Biasa XIX yang sekaligus menjadi perayaan penerimaan Sakramen Krisma bagi 84 peserta. Perayaan yang berlangsung pukul 09.30–12.00 WIB ini dihadiri kurang lebih 1.200 umat yang datang dari berbagai stasi. Perayaan berlangsung dengan khidmat, meriah, dan penuh sukacita. Kehadiran Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap, menjadi salah satu daya tarik dan kerinduan tersendiri bagi umat untuk berjumpa dengan Bapa Gembala. Seluruh stasi turut mengambil bagian dan berpartisipasi dalam perayaan ini, sehingga suasana kebersamaan dan persaudaraan sebagai satu keluarga besar umat beriman sungguh terasa. Penerimaan Sakramen Krisma menjadi momen penting bagi 84 peserta untuk diteguhkan dalam iman dan semakin terbuka terhadap karya Roh Kudus dalam kehidupan mereka.

Sebelum ritus penutup dan pemberian berkat, Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap, juga melaksanakan pemberkatan Biara Susteran SSCC dan Asrama Pusuh Subadiah. Pemberkatan tersebut menjadi bagian penting dari seluruh rangkaian kunjungan dan pelayanan Bapa Uskup di tengah umat. Secara keseluruhan, perayaan hari ketiga berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak, serta meninggalkan sukacita yang mendalam bagi seluruh umat yang hadir. Kehadiran sekitar 1.200 umat dari berbagai stasi menunjukkan besarnya antusiasme dan kerinduan umat untuk merayakan iman bersama Bapa Gembala. Perayaan ini menjadi tanda nyata bahwa kebersamaan, persatuan, dan semangat berjalan bersama dalam kehidupan menggereja perlu terus dipelihara dan dikembangkan.

FR. Yohanes Baptis Triyono, SS.CC