
Lawe Desky, 24–25 Oktober 2026 — Vikariat Santo Yakobus Kabanjahe menyelenggarakan kegiatan Orang Muda Katolik (OMK) pada 24–25 Oktober 2026 di Paroki Santo Yoseph Lawe Desky. Kegiatan ini diikuti oleh 380 peserta yang merupakan perwakilan dari 11 paroki ( paroki St Yoseph lawdeski, Paroki St Damian Laubaleng, Paroki St Fransiskus Asisi Tiga Binangah, Paroki St Monica tigandreket, Paroki St Paulus Juhar, St Bonaventura Saranpadang, Paroki St Perawan Maria Diangkat Kesurga Kabanjahe, Paroki St Petrus dan Paulus Kabanjahe, Paroki Sang Penebus Bandar Baru, Paroki St Fransiskus Asisi Seribudolok, dan Paroki St Fransiskus Asisi Berastagi dengan mengusung tema Fraternitas Universalis (Persaudaraan Universal).

Paroki Santo Yoseph Lawe Desky, yang menjadi tuan rumah kegiatan ini, merupakan paroki yang dilayani oleh Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SSCC). Pelayanan pastoral di paroki tersebut dipercayakan kepada Romo Tarsi, SSCC, sebagai pastor paroki dan Romo Lukas, SSCC, sebagai pastor rekan. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadat Doa Rosario Misioner yang dipimpin oleh Frater Rian Mayo, SSCC. Dalam sambutannya, Romo Angelo Purba, OFMCap, selaku Vikaris Episkopal (Vikep) Santo Yakobus Rasul, menegaskan pentingnya bagi kaum muda untuk bertumbuh dalam iman serta menghayati semangat pelayanan secara total. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam kebudayaan yang menampilkan berbagai kesenian dan kekhasan budaya dari setiap paroki peserta. Melalui penampilan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal dan menghargai keberagaman budaya sekaligus mempererat persaudaraan di antara sesama Orang Muda Katolik.

Selain itu, para peserta mengikuti sesi pembinaan yang dibawakan oleh Suster Hendrika, FSE, dengan tema menjaga kesehatan mental, menumbuhkan karakter, dan memperteguh spiritualitas dalam perspektif Santo Fransiskus dari Assisi. Materi ini mengajak kaum muda untuk semakin mengenal diri, membangun karakter yang baik, serta bertumbuh dalam spiritualitas dan iman. Semangat tersebut diharapkan mendorong kaum muda untuk berjalan bersama dalam persaudaraan dan saling mendukung dalam perjalanan iman. Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Angelo Purba, OFMCap. Dalam homilinya, ia menegaskan peran penting Orang Muda Katolik sebagai bagian dari harapan Gereja. Kaum muda diharapkan tidak hanya menjadi penerus Gereja pada masa depan, tetapi juga mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan menggereja dan pelayanan kepada sesama pada masa kini. Setelah Perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan outbound dan hiking yang diikuti oleh seluruh peserta. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk membangun kerja sama, melatih ketangguhan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta memperkuat kebersamaan.

Penyelenggaraan kegiatan OMK Vikariat Santo Yakobus Kabanjahe tahun 2026 ini menjadi kesempatan berharga bagi kaum muda dari berbagai paroki untuk berkumpul, saling mengenal, dan mempererat persatuan. Sejalan dengan tema Fraternitas Universalis, kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat persaudaraan universal, memperteguh iman, serta mendorong Orang Muda Katolik untuk terlibat aktif dalam pelayanan Gereja dan kehidupan bermasyarakat.